Pages

Sabtu, 28 Mei 2011

VIRUS


Virus berukuran lebih kecil daripada bakteri, bahkan terlalu kecil untuk dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Kedudukannya ada diantara makhluk hidup dan benda mati. Di bawah mikroskop elektron, beberapa dari mereka tampak memiliki bentuk yang kompleks. Semua virus membutuhkan sel hidup untuk berkembang biak. Penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus antara lain influenza, cacar, campak dan AIDS.


Virus melakukan reproduksi dengan cara proliferasi secara daur litik dan lisogenik. Pada daur litik, sel inang akan mati karena terjadi penguasaan inti sel inang oleh virus. Pada daur lisogenik, sel inang tidak mati karena inti sel inang dan inti sel virus bergabung membentuk profage . Namun, daur ini dalam kondisiyang sangat jarang akan berubah menjadi daur litik.

Virus HIV / AIDS
A. Virus HIV
HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.

B. Penyakit AIDS
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.
Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.

C. Metode / Teknik Penularan dan Penyebaran Virus HIV AIDS
- Darah
Contoh : Tranfusi darah, terkena darah hiv+ pada kulit yang terluka, terkena darah menstruasi pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb
- Cairan Semen, Air Mani, Sperma dan Peju Pria
Contoh : Laki-laki berhubungan badan tanpa kondom atau pengaman lainnya, oral seks, dsb.
- Cairan Vagina pada Perempuan
Contoh : Wanita berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dll.


0 komentar:

Poskan Komentar