Pages

Senin, 13 Juni 2011

1 hati 2 cinta


Sore itu aku menyusuri pantai pasir padi, dikepulauan bangka. Dengan bertelanjang kaki kubiarkan ombak membasahi kakiku, angin membelai mesra rambutku. Anak anak bermain pasir begitu riangnya. Begitu indahnya kurasakan pemandangan sore ini. Pikiran ku melayang ke kamu beib. Entah lah kemanapun aku melangkah aku tak bisa melupakanmu. Sengaja aku pergi ke pulau ini berharap bisa melepas bayangmu, tapi sepertinya aku gagal beib. Kuhempaskan tubuhku di pasir, aku duduk. ombak datang menghampiri, kubiarkan celanaku basah aku ingin menikmati hempasan ombak yang datang menghampiriku. Terbayang lagi tentang kamu beib. Awal kita memadu kasih dan akhirnya kandas.

Aku memarkirkan mobilku dipelataran parkir sebuah mall di kotaku. Tak sengaja aku melihat sebuah dompet tergeletak disamping pintu mobilku. Kuambil dompet itu, warna pink, ehm kayaknya dompet cewek nih. Kubuka dan benar saja photomu terpampang jelas disitu, cewek cantik dengan berkerudunng warna hijau lumut, kuperhatikan KTPmu dan alamatnya. Ternyata kamu pulang satu kompleks dengan tanteku. Belum selesai aku mengamati dommpet mu, kulihat dari kejauhan kamu tergesa gesa keluar dari mall menuju ke arah dimana dompetmu jatuh tadi, kamu mencari cari dompetmu. Aku tersenyum melihat kepanikan terbias diwajahmu. Lalu aku mendekatimu, ini yang kamu cari ? aku berkata kepadamu sambil menunjukkan dompet itu. Kamu terkejut dan langsung meraih dompet itu tapi tiba tiba keisenganku munncul, dompet itu tak segera kau dapat kan, eit tunggu dulu,” kataku sambil menyembunyikan dompet itu.

Cepat kembalikan,” kamu mendelik marah padaku. Kamu mesti sebut namamu dulu donk, harus kucocokan dengan KTP didompet ini, siapa tau dompet ini bukan milikimu,” kataku sok diplomatis. kamu cemberut dan itu menambah point kecantikanmu hehe, Anggi Pratiwi,’ kamu menyebutkan namamu, kucek di KTP mu dan benar. Lalu ku ulurkan dompetmu, dan juga tanganku mengajak berkenalan. Kau sambut dengan tergesa gesa dan langsung berlalu. Aduh cewek ini kok cuek banged biasanya para gadis antri lho kalo mau kenalan ama aku lah barang bagus depan mata langsung dicuekin aja. Tapi itu menambah pointmu lagi, dan aku suka tipe cewek cuek kayakmu.

Assalamu alaikum, aku mengetok pintu rumah tanteku, tapi tak ada jawabannya. Sepertinya sepi. Apa tante tak ada dirumah yach, tanyaku dalam hati. Kuraih Hapeku kutekan nama tante dhea, hallo suara tante dhea dari seberang sana, kenapa ferdy tante langsung berrtanya tanpa salam lagi, tante ferdy didepan rumah nih,bukaan donk,” kataku. Waduh sorr ferdy tante lagi gym nih, kamu tunggu dulu diteras yach 10 menit lagi selesai koq,” jawab tante dhea langsung menutup Hape. Aduhh sial nih gua disuruh nunggu. Aku duduk diteras rumah tante dhea sambil mengamati bunga yang tertata dengan rapi, tanteku ini cantik dan rajin tapi sayang blom ketemu jodohnya. Tapi masih muda kok. Umurnya baru 27 tahun adik bungsu mamaku.

Lagi asyik melihat lihat bunga di ters rumah tante, aku melihat sosok gadis sepertinya kukenal didepan rumah tante, lagi asyik nyiram bunga. Kuamati dia, ohh cewek yang dompetnya jatuh di parkiran mall tempo hari, tapi kali ini dia tidak memakai jilbabnya. Rambutnya panjang terurai. Menambah pointmu lagi.

Ku sapa kamu dengan nada sok ramah, hai anggi. kamu menoleh mendengar namamu di panggil, keningmu berkerut, lalu mulutmu mencoba menyebut namaku, kamu Ferdy yach ??? yups benar sekali. pa kabarmu sekarang,’ tanya ku. Akhirnya menunggu yang katanya membosankan berubah jadi asyik malah saya berharap tante gak pulang pulang hehe biarin aja tante mau gym 10 jam lagi gak apa apa. Kami pun akrab ternyata anggi anaknya enak diajak ngobrol. dan yang penting no hpnya sudah kusimpan.

Aku lagi berdua Rendy, di parkiran kampus, kulihat dari kejauhan kamu berjalan dengan temanmu, heran aku bertanya dalam hati ada apa kamu kesini, kan kuliahmu bukan disini. Ku hampiri kamu berdua, kamu terkejut melihat tiba tiba aku sudah berrdiri didepanmu, tanpa menunggu aku bertanya kamu sudah menjelaskannya sendiri, ini lho ferdy temanku ini ingin ketemu, dosennya yang kebetulan juga ngajar disini. Lalu sambil menunggu temanmu menemui dosennya. Aku mengajak anggi ke kantin kampus, disana kami ngobrol.Ada rasa senang, bahagia bila berada didekat mu. Aku bertanya dalam hati apakah aku sudah jatuh cinta???? ahh tidak mungkin aku tidak ingin menghianati selsha, kekasihku yang kini sedang menuntut ilmu di negeri seberang.

Aku menatap jam dinding dikamarku, pukul 9,00 malam, ada rasa kangen menyusup direlung hatiku, kangen dengan anggi, ingin ngobrol. Kutekan no hapenya. dan kamipun ngobrol sampai berjam jam. Akhirnya pembicaraan kuakhiri. aku ngantuk ingin tidur. tapi ku lihat sms masuk. Beib, kok hapenya sibuk melulu sich, nelpon siapa ayoo?? sms dari selsha. Aku pun tersentak , ya ampun ke asyikan nelpon anggi aku lupa sama selsha. Ku tekan no nya dan ku telpon, selsha langsung ngomel, maaf beib tadi si Rendy yang telpon kami ngobrolin tugas dikampus tadi, berbohong deh. Dan kamipun berdua ngobrol sampai tertidur sendiri, yang jelas aku tak ingat lagi kalimat terakhir kuucapkan pada selsha aku sudah terbang ke alam mimpi.

Begitulah, kujalani hari hariku dengan dua gadis, selsha dan anggi. Dua perempuan yang memiliki karakter yang berbeda. Tapi aku menyukai keduanya. aku mencintai mereka berdua, aku pusing sendiri. tapi sebisa mungkin aku menyembunyikan hubungan aku dengan anggi dari selsha, begitupun sebaliknya kusembunyikan hubunganku dengan selsha dari anggi.

Tapi sepandai pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, bangkai bagaimanapun rapi disimpan, bau nya akan tercium juga. Akhirnya selsha mengetahui semuanya.

Aku mengajak anggi jalan jalan ke mall, kami lagi duduk makan di cafe mall tersebut. Sentuhan halus dipundakku mengejutkan aku, aku menoleh, hampir copot jantungku ketika kulihat selsha sudah berdiri disampingku, Aku gelagapan, beib.. kapan pulang,, kok gak ngabari sih?? tanyaku. Selsha langsung memeluk aku, beib aku kangen, kamarin sore aku pulang, sengaja gak kasih tau kamu, biar surprise. Kulirik anggi yang ada di sampingku, dia sepertinya shock. Tapi coba disembunyikannya. Aku melepaskan pelukan selsha. Ini beib kenalin, Anggi teman kampusku. Mereka berdua bersalaman. Akhirnya tanpa dosa selsha ikut gabung berdua dengan kami. makan. Aku sendiri sudah kehilangan selera makanku. Begitupun dengan Anggi, tapi dia bisa mengendalikan dirinya. masih berrsikap wajar saja.

Aku duduk, dikantin kampus. Kulirik jam ditanganku sudah lewat sepuluh menit, kenapa anggi belum nongol juga. Aku masih bersabar. Hapeku berdering, sms masuk. Kulihat dari anggi. Ferdy , maaf aku tak bisa datang menemuimu, aku sudah tau semuanya. aku tak ingin merusak hubunganmu dengan selsha. aku lebih baik mundur. Lupakan saja aku. Aku terdiam, anggi maafkan aku. aku mencintai kau, dan juga selsha.

Aku dibandara sukarno hatta, pesawat delay, dan selshapun kesel. aku coba hibur dia. Gimana nih aku ada janji sama dosenku jam 2 siang nanti. sabar dikit kenapa beib. Ku belai rambutnya. dan selsha sepertinya mulai menikmati sentuhanku, gak marah marah lagi seperti tadi. Terdengar dari pengeras suara seluruh penumpang untuk tujuan sidney diminta bersiap siap, lalu aku mengambil koperr selsha dan mengantar selsha. Kukeceup keningnya, take care yourself ya beib. ucapku. Selsha adalah teman kecilku yang kini juga jadi kekasihku sudah hampir 8 tahun aku menjalin hubungan dengan nya, Aku sudah menganggapnya lebih dari seorang kekasih, adik, teman ataupun saudara.

Aku lagi masak mie didapur. perutku laper, mama tak ada dirumah. Jadinya makan yang instan saja.sambil nonton tv, ku ubah channelku dan kulihat seorang reporter tv, melaporkan ada pesawat kecelakaan , jurusan sidney jam 11 siang tadi, aku lemas. Itu pesawat yang dinaiki selsha tadi.

Aku menatap photo selsha. Selamat jalan kekasihku, damailah kau disisiNya.


0 komentar:

Poskan Komentar