Pages

Senin, 13 Juni 2011

Cinta itu masih adakah???


Aku tersentak kaget , kantong plastik belanjaanku hampir jatuh, jantungku rasanya mau copot,berdebar keras dan tak beraturan, ewin tak kusangka bakalan bertemu lagi dengan dirimu. Lebih dari sepuluh tahun aku tidak melihat mata teduh itu, dan kini dia berdiri tepat didepanku dengan style yang tidak berubah sama persis seperti dulu, tatapan matanya, senyum nya. semuanya sama seperti dulu hanya saja kulihat kematangan seorang laki laki semakin tampak diwajahmu. Aku mundur beberapa langkah aku ingin cepat cepat menghindar dari mu, aku tak sanggup untuk kembali menikmati tatapan matamu lagi yang dulu membuat aku tergila gila padamu. Tapi terlambat kau keburu melihat aku di pameran lukisan ini, dari rona wajahmu sepertinya kaupun terkejut. Aku hanya diam mematung, dengan menyunggingkan sedikit senyumku kulihat kau berjalan menghampiriku. Kauulurkan tanganmu, apa kabarmu dhea,” kau bertanya lirih. aku baik baik saja kusambut tanganmu dan cepat kulepaskan lagi. Tuhan mengapa dada ini masih berdegup kencang, aku mencoba menenangkan diri. Kau tersenyum sepertinya kau menangkap kegugupan yang kurasakan, kau mengajak aku minum dicafe diseberang jalan. Aku menurut saja, terus terang ada rindu menyusup diam diam relung hatiku. Akhirnya sore itu kami habis kan ngobrol berdua.

Aku duduk sendiri, diteras. Kutatap matahari semakin meredup tak segarang siang tadi, tampaknya senja kan datang, aku kembali teringat kejadian kemarin, ewin. Sungguh bagaikan mimpi bisa melihatmu lagi setelah puluhan tahun kita terpisahkan oleh waktu dan keadaan. Masih kuingat pertama kali aku jatuh cinta padamu, falling inlove at the first sign benar benar kurasakan padamu, pertama berkenalan dengamu aku merasakan jantungku berdebar keras, tubuhku bergetar. Saat itu aku baru duduk dikelas 3 SMA sedangkan kamu sudah kuliah semseter 4, kita ketemu disebuah kursus bahasa inggris.

1307950514601947375Sejak saat itu hari hari kurasakan indah, aku jadi semangat belajar bahasa inggris, karena ada kamu. kamu yang baik tapi super cuek semakin membuat aku penasaran. Sebagai seorang gadis aku tak ingin menunjukkan perasaan suka ku padamu, aku seolah olah tak punya perasan padamu. Malam harinya aku selalu berkeluh kesah pada buku harianku, tentang rasa rindu, rasa cinta yang kumiliki untukmu. Banyak puisi tercipta karena rasa cinta dan rinduku padamu, betapa terlukanya aku ketika kudengar kabar bahwa kau sudah memiliki seorang kekasih. Aku hancur. aku menangis. Apalagi sudah beberapa hari kau tak masuk kursus. Aku merasa sangat kehilangan hari hariku kurasakan hampa. Perasaan cinta pada mu hanya bisa kupendam dalam hati saja. Siang itu ketika aku pulang dari sekolah kulihat ada sepucuk surat diatas meja belajarku, betapa bahagianya aku ketika pengirimnya adalah namamu. Kau menanyakan kabarku, ternyata kau lagi melaksanakan KKP (Kuliah Kerja Praktek) dari fakultasmu makanya kamu absen.

Hari itu aku males untuk kursus, tapi aku ada tugas dari guru bahasa inggris, jadi kupaksakan diri untuk masuk. Dari kelas kuperhatikan, kamu berdiri dengan teman temanmu didepan kelasmu. Jantung berdebar keras tubuhku gemetar, mengapa setiap kali melihat kamu aku selalu deg deg an, setelah hampir satu bulan tak bertemu aku rindu. Aku hempaskan diriku dikasur terasa capek sekali setelah seharian beraktivitas, sekolah, les bimbel dan langsung kursus bahasa inggris. Pintu kamar ku diketok, kubuka, adikku nongol memberi tau , kak ada tamu tuh, tamu? aku bingung siapa ya malam malam begini,teman sekolahku mana berani bertamu malam malam. Kubuka pintu kau membelakangiku. Betapa bahagianya aku ternyata yang datang adalah kamu, kau bawakan aku boneka pink, oleh oleh dari jawa katamu. Malam itu aku bahagia kau ungkapkan perasaanmu padaku. Ternyata selama ini kau pun memedam rasa yang sama padaku.


Hari hari kulalui dengan keceriaanku sebagai seorang anak SMA, waktu berlalu akupun lulus atas bimbinganmu aku berhasil lulus PTN, kitapun satu kampus. Kamu adalah cinta pertamaku denganmu pertama kali kukenal 13079506602030295365cinta. Kita selalu janjian di toko buku gramedia kalau mau nonton, abis kuliah. Kau begitu perhatian dan sayang dengan aku, kau perlakukan aku seperti adikmu, kau lindungi aku, kau bimbing aku. aku terlena kukira kau adalah cinta pertama dan terakhirku. Aku setia padamu, Kututup hati ku untuk semua cinta. Ternyata kisah cintaku tak seindah yang kubayangkan. Kau memutuskan aku, tanpa alasan,kudengar kau balikan lagi dengan kekasihmu yang dulu. Aku patah hati win, dunia kurasakan hancur. aku sakit hati, kau yang kupuja, kau yang kucintai, kau yang ku rindukan siang malam telah mengianati aku, nyaris aku mengakhiri hidupku dengan bunuh diri, kalau tidak ada teman atau keluarga yang mengsupport aku. Begitu lama aku terpuruk, begitu lama aku menata hatiku kembali. Begitu lama aku mencoba melupakanmu.

Senja telah tiba, malam mulai merangkak naik, aku masih duduk diteras rumah, tak terasa butiran hangat jatuh dari kedua mataku, mengingat kisah cinta dengan mu selalu membuat aku meneteskan air mata. Dan kini setelah aku berjuang keras untuk melupakanmu tiba tiba kau hadir lagi didepan mataku.

Aku sedang mengerjakan laporan keuangan, hape ku berdering,ku lihat sms masuk, kubaca dari kamu win, kamu mengajak aku ketemuan ditempat dulu biasa kita menghabiskan sore. Aku bergumul dengan pikiranku sendiri antara menerima atau menolak ajakanmu, aku takut rasa cinta yang telah lama kukubur akan tumbuh lagi. tapi sisi lain hatiku menyuruh aku untuk menerima saja, sebab perasaan rindu untuk mengulang kisah kita begitu kuat. Kubalas smsmu dan kukatakan iya. Senagaja kau terbang ke kota ini hanya untuk menghabiskan sore bersamaku.

Hari hariku kembali ceria, aku seperti seorang remaja yang lagi jatuh cinta lagi, kau selalu sms dan menelpon aku, dulu waktu kita pacaran belum ada hape seperti sekarang ini, kalau mau berkomunikasi harus lewat surat.

Aku lagi di pelataran mall, kamu menelponku. kau menyuruh aku menemuimu, dihotel. aku terdiam tapi kau terus merayuku untuk segera menemuimu. Tanpa ada pilihan ku stop taksi dan meluncur ke tempat dimana kamu menunggu. Kuketok pintu kamar 205, pintu terbuka, kau cepat menarik ku kedalam, aku menginap disini selama dua hari ada pekerjaan kantor yang harus kuselesaikan. Kau memberi penjelasan tanpa ku minta.

Aku mundur, jantungku berdegup kencang, kucoba menenangkan diriku. Kau maju lagi kau coba meraih aku, kau memeluk aku. Aku gemetar menahan hasrat dalam diriku. terus terang aku pun sangat merindukan saat saat seperti ini dimana kami berdua bisa melepas rindu, tapi ini tak boleh terjadi. Kau sepertinya membaca pikiranku tapi kau tak memberi aku waktu untuk menolakmu, seranganmu begitu gencar. kau dekap aku, kau ciumi bibirku aku terperangah tapi aku menikmatinya. Tubuhku bergetar hebat birahi sudah menguasai kami berdua. sia sia saja aku menahan diri, karena ini juga yang aku inginkan, meski aku tau ini dosa. Tubuh kami menggeliat, rasa rindu membuat kami lupa diri. aku terjebak dalam permainan ini sampai akhirnya kami meraih puncak kepuasan bersama. akupun tertidur .


Kubuka mataku, kutatap sekelilingku, aku tersadar. Kuraih pakaianku, kusisir rambutku. kulirik kamu masih 13079509351749163424tertidur pulas. Aku berjalan keluar hotel dengan gontai air mataku tak terasa menetes membasahi pipiku. Aku menyesal . Aku telah melakukan kesalahan besar hari ini. Aku mengutuki diriku yang tidak bisa menjaga diri. Aku membenci diriku yang sudah kotor.Terbayang wajah mas andika. Aku sudah menghianati suamiku. Hanya karena terlena akan masa lalu. Cinta itu masih adakah????


0 komentar:

Poskan Komentar